Dengan meningkatnya jumlah produksi mobil listrik dari Volkswagen ini membuat antrian inden bisa mulai dikendalikan secara perlahan.
Autos.id – Ditengah krisis pasokan chip semikonduktor yang belum sepenuhnya teratasi, Volkswagen berencana akan meningkatkan produksi mobil listri mereka. Meskipun krisis chip semikonduktor yang mempengaruhi produksi mobil listrik menjadi terhambat, tidak membuat Volkswagen berdiam begitu saja dan akan memanfaatkan apa yang mereka bisa miliki untuk meningkatkan produksi mobil EV mereka.
Sebelumnya produksi mobil EV mereka hanya berada dikisaran 900 unit per hari kini aka ditingkatkan menjadi 1.300 unit per hari.
Bersiap Untuk Jumlah Produksi Yang Lebih Banyak
Seperti yang dilansir Automotive News, salah satu alasan yang membuat produksi mobil listrik Volkswagen terhambat adalah krisis chip semikonduktor. Karena kurangnya pasokan untuk produksi tersebut membuat VW harus mengurangi produksinya. Meskipun belum sepenuhnya pulih, namun krisis chip ini sudah mulai sedikit demi sedikit teratasi seiring dengan dilonggarkannya aturan Covid-19 di berbagai negara.
Bahkan menurut laporan dari Carbuzz pada Minggu (26/6/2022), pabrik khusus mobil listrik VW di Zwickau, Jerman sudah mulai meningkatkan produksi mobil listrik mereka. Di pabrik tersebut bahkan sudah dijalankan sistem operasi 3 shift dengan tujuan memperbanyak jumlah unit mobul yang diproduksi.
Dengan adanya hal tersebut membuat rantai pasokan produksi mobil yang sebelumnya sangat terganggu kini sedikit demi sedikit mulai teratasi. Dan juga dengan penambahan jumlah produksi tersebut juga turut memperlancar antirian inden dari para konsumen seluruh dunia yang ingin mendapatkan mobil listrik VW secara cepat.
Sebelumnya pada bulan Mei 2022 silam, VW sudah mengumumkan bahwa mereka sudah menemukan solusi dari masalah kelangkaan chip semikonduktor tersebut. Namun pabrikan asal Jerman tersebut tidak memberikan penjelasan secara spesifik tentang solusi untuk mengatasi masalah kelangkaan tersebut.
Selain itu masalah kelangkaan chip ini juga diperparah dengan perang Rusia dan Ukraina. Salah satu pabrik VW di Nizhny Novgorod di Rusia bahkan harus melakukan berbagai penghematan produksi. Serta pihak VW juga berencana untuk meninggilkan Rusia karena masalah tersebut.
Karya yang dimuat ini adalah tanggungjawab penulis seperti tertera, tidak menjadi bagian tanggungjawab redaksi autos.id.