Last updated on 31 Agustus, 2023
Aliansi Renault-Nissan-Mitsubishi mengumumkan roadmap 2030 dalam presentasi selama 2 jam kemarin (27/01). Hal ini termasuk rencana ketiga brand mengeluarkan 35 mobil listrik baru.
Autos.id – Mobil listrik baru yang akan diproduksi sebagian besar didasarkan pada 5 platform umum. Produksi ini mendapatkan investasi hingga 23 miliar euro (sekitar Rp 368 biliunan) selama 5 tahun ke depan. Aliansi ini juga menyebutkan akan terus memperluas penggunaan platform ini dan ditargetkan akan tumbuh dari 60% hingga lebih dari 80% di tahun 2026.
Kelima platform ini akan dipergunakan di 90% dari 35 mobil listrik yang disiapkan tersebut. Kelimanya adalah CMF-AEV (Dacia Spring), Kei-EV (untuk Kei cars), LCV-EV (Renault Kangoo, Nissan Townstar), CMF-BEV (Renault 5, Renault 4ever SUV dan LCV, Alpine hot-hatch, penerus Nissan Micra), dan CMF-EV (Nissan Ariya, Renault Megane E-Tech). CMF-EV sendiri adalah dasar untuk lebih dari 15 model baru hingga 2030 untuk inti segmentasi C dan D mobil-mobil listrik.
Aliansi ini mengklaim bahwa strategi 5 platform mobil listrik mereka akan menghasilkan penawaran global terbesar dalam industri.
sumber paultan
Mobil Listrik yang Sudah Dikonfirmasi Tiap Brand
Mitsubishi akan menguatkan keberadaannya di Eropa dengan menambahkan 2 model baru. Keduanya ini didasarkan pada best seller Renault di pasar tersebut. Salah satunya adalah new-generation Mitsubishi ASX (B-SUV) yang didasarkan pada model Renault Captur and Nissan Juke baru. Bersama dengan sebuah model baru tanpa nama, keduanya hadir pada tahun 2023.
Nissan sendiri akan menargetkan akan meluncurkan 23 mobil listrik baru sampai tahun 2030. Hanya saja, mereka belum mengklarifikasi berapa banyak yang akan diproduksi full listrik. Nissan ada menyebutkan bahwa Micra terbaru akan menjadi model full listrik yang didasarkan pada platform CMF-BEV.
Baca juga: Renault Espace 2024 Jadi SUV, Kok Bisa?
sumber paultan
Electric supermini ini akan didesain oleh Nissan tetapi ditenagai dan dibuat oleh Renault di Prancis Utara sebagai saudara Renault 5. Ada pula sebuah crossover full listrik yang dirumorkan sebagai penerus Nissan Leaf. Mobil satu ini sudah dikodekan sejak lama.
Renault sudah memperlihatkan preview dari kelas eletrik masa depannya di Juni 2021. Jadi dalam presentasi ini, tidak ada model baru yang diumumkan. Sudah diketahui bahwa Renault 5 supermini akan mulai diproduksi akhir tahun ini. Renault 4ever SUV dan saudara LCV-nya juga akan mengikuti di tahun 2024. Selain mobil-mobil listrik, Renault juga akan meluncurkan sebuah SUV 7 kursi baru berdasarkan arsitektur CMF-D yang berada di atas Austral 5 kursi baru mencatang.
Baca juga: Toyota Sequoia 2023, Sangar dan Powerfull
Karya yang dimuat ini adalah tanggungjawab penulis seperti tertera, tidak menjadi bagian tanggungjawab redaksi autos.id.