Autos.id – Perubahan Yamaha R1 sudah terjadi beberapa kali, sejak awal perilisannya hingga sekarang ini, mari simak ulasan berikut ini.
Yamaha R1 merupakan salah satu motor sport dari series R hasil produksi dari Yamaha, motor satu ini menjadi kasta tertinggi di seriesnya karena dibekali kapasitas mesin yang besar yakni 1.000 cc.
Perjalanan evolusi Yamaha R1 di mulai sejak tahun 1998 hingga sekarang ini yakni tahun 2023.
Yamaha R1 Seri Pertama (1998)
Sumber: enoanderson.com
Perjalanan Yamaha R1 di mulai di tahun 1998 yang merupakan pengembangan dari motor Yamaha TZF1000R Thunderrace, pengembangan motor ini dikerjakan oleh Kunihiko Miwa dan tim nya.
Yamaha R1 seri pertama memiliki beberapa keunggulan seperti menggunakan sekaligus empat karburator Keihin CV dan disematkan pula teknologi milik Yamaha yaitu Exhaust Ultimate Power Valve (EXUP) yang memilki fungsi untuk mengontrol aliran buangan gas.
Yamaha R1 Seri Kedua (2000)
Sumber: motorcyclespecs.co.za
Perubahan yang terjadi pada motor ini yakni ditingkatkannya pada sektor mesin, seri kedua menggunakan noken AS yang lebih ringan dan juga ditambahkannya oli internal yang berperan untuk melumasi Journal Noken AS tersebut.
Selain mesin, tampilan seri kedua ini pun tak luput dari perubahan seperti desain headlamp dan body samping.
Yamaha R1 Seri Ketiga (2002)
Sumber: enoanderson.com
Pada seri ketiga Yamaha R25 mengalami perubahan yang signifikan, pada sektor tampilan motor ini di desain agar terlihat tajam.
Selain pada sektor desain, pada bagian mesin pun turut mengalami perombakan yaitu dengan mengganti sistem bahan bakar karburator dengan sistem bahan bakar injeksi.
Yamaha R1 Seri Keempat (2004)
Sumber: motorcyclespecs.co.za
Yang membedakan seri ini daripada seri sebelumnya yaitu pada rangka motor yang menggunakan Deltabox V, yang di seri ketiga sebelumnya menggunakan Deltabox III.
Selain itu pada bagian belakang motor ini di tempati dua silincer knalpot yang terdapat pada bagian bawah jok guna memberikan kemampuan cornering yang baik.
Yamaha R1 Seri Kelima (2006)
Sumber: motorcyclespecs.co.za
Seri Kelima tidak mengalami perubahan yang signifikan, perubahan terjadi hanya pada warna yang di sematkan guna memperingati 50 tahun Yamaha Racing Color dan merupakan edisi terbatas yang di jual hanya 1,000 unit saja.
Velg alumunium pun dipasangkan pada seri ini yang memiliki bobot lebih ringan dibandingkan pelek yang dipakai sebelumnya.
Yamaha R1 Seri Keenam (2007)
Sumber: enoanderson.com
Pada seri ini tampilan bodi mengalami sedikit perubahan dengan pen-detailan pada lekukan bodi, sedangkan pada dapur pacu terjadi perubahan yang cukup signifikan, di seri sebelumnya Yamaha menggunakan mesin Genesis yang berkolaborasi dengan teknologi EXUP. Namun pada seri ini Yamaha menggunakan mesin empat silinder yang disusun sejajar, menggunakan DOHC dan empat klep pada masing-masing silinder.
Yamaha R1 Seri Ketujuh (2009 – 2014)
Sumber: motorcyclespecs.co.za
Seri ketujuh dari Yamaha R1 ini mengalami beberapa perubahan, salah satu nya pada bagian desain yang di buat lebih futuristik dan tajam yang dapat membuat kesan lebih sangar dibanding seri sebelumnya,
selain pada segi tampilan, seri ketujuh menyematkan teknologi teranyar mereka yakni D-Mode Thottle Control Valve Mapping yang memberikan tiga mode berkendara, yaitu Mode Standard, Mode A dan Mode B.
Yamaha R1 Seri Kedelapan (2015 – 2021)
Sumber: monkeymotoblog
Yamaha R1 seri kedelapan diubah secara signifikan mulai dari tampilan, dapur pacu hingga teknologi yang disematkan.
Pada tampilan, motor ini dibuat lebih ringan, lebih ramping dan lebih gesit dibanding seri sebelumnya, pada bagian mesin, motor ini dibekali dengan mesin inline-4 crossplane crankshaft yang lebih bertenaga dibandingkan mesin yang dipakai pada seri sebelumnya yang meningkatkan tenaga pada motor ini sebesar 18 daya kuda dari pendahulunya.
TFT Dash Interface yang merupakan perangkat elektronik guna membantu pengendara mengetahui kondisi rill pada saat itu pun di sematkan pada motor ini.
Yamaha R1 Seri Kesembilan (2023)
Sumber: sukoharjonews.com
Seri kesembilan sekaligus seri terakhir pada saat ini mengalami beberapa perubahan seperti pada segi tampilan yang mengusung tema aerodinamika hingga mengembangkan bagian mesin yang diklaim dapat mencapai kecepatan 293 km/jam.
Sumber: Berbagai sumber
Karya yang dimuat ini adalah tanggungjawab penulis seperti tertera, tidak menjadi bagian tanggungjawab redaksi autos.id.