Sejak generasi pertamanya, Mazda CX-5 selalu hadir dengan menggunakan mesin naturally aspirated berteknologi SkyActive. Lalu bagaimana jadinya jika mesin Mazda CX-5 dijejali dengan perangkat turbo?
Autos.id – Karena menggunakan mesin naturally aspirated alias tanpa turbo, alhasil Mazda CX-5 jadi mampu memberikan sensasi berkendara yang menyenangkan. Ini berlaku baik di generasi pertama ataupun kedua.
Tenaga yang disalurkan dari mesin berteknologi SkyActiv itu terasa sangat halus dan natural. Tapi jika kita ingin berakselerasi kencang, maka mesin CX-5 mampu meladeninya dengan baik dan memuaskan.
Walau performa mesinnya sudah teruji, namun tampaknya Mazda CX-5 tak akan lagi mengandalkan mesin naturally aspirated. Sebab, mesin Medium SUV Mazda ini disebut-sebut akan segera dijejali dengan perangkat turbo.
Dikutip dari laman Autoblog, Mazda akan memasangkan mesin berkapasitas 2.5 L berteknologi SkyActiv-G dengan turbocharged milik CX-9 terbaru pada CX-5.
Mesin tersebut mampu menghasilkan tenaga sebesar 251 dk dan torsi 420 Nm. Tenaga dan torsi mesin yang dihasilkan dari bantuan turbocharged itu cukup jauh berbeda dengan versi naturally aspirated. Pada mesin berkapasitas 2.5 L SkyActiv yang dipakai Mazda CX-5 saat ini, tenaga maksimalnya adalah sebesar 190 dk, dan torsi 251 Nm.

Akan ada sedikit penyegaran di interior Mazda CX-5
Selain mesin baru, Mazda juga akan melakukan upgrade pada teknologi G-Vectoring Control, agar kemudi CX-5 jadi lebih sigap dan kestabilannya juga ikut meningkat.
Bukan cuma itu, Mazda juga akan melakukan beberapa penyegaran di interior. Bagian yang mendapat penyegaran adalah instrument cluster yang akan berukuran tujuh inci dengan layout baru, dan bangku belakangnya akan dibuat lebih ergonomis dan nyaman dari sebelumnya.
Tak mau ketinggalan dengan mobil masa kini lainnya, Mazda juga akan memasukkan fitur Android Auto dan Apple CarPlay pada CX-5 yang kabarnya akan mulai dijual pada 2019 ini.
Sepertinya Mazda hanya fokus untuk merevisi performa dan kenyamanan pada CX-5. Pasalnya, brand asal Jepang ini dikabarkan tidak melakukan ubahan pada eskterior CX-5.
Jika Anda berasumsi kalau Mazda CX-5 baru ini akan sampai di Indonesia dalam waktu dekat, maka Anda salah. Karena semua upgrade yang dilakukan Mazda pada CX-5 adalah untuk konsumen di Inggris.
Baca juga: http://autos.id/2018/09/20/awal-2019-honda-cr-v-hybrid-akan-mendarat-di-eropa/
Karya yang dimuat ini adalah tanggungjawab penulis seperti tertera, tidak menjadi bagian tanggungjawab redaksi autos.id.