Jangankan untuk mobil yang berada di jajaran M Series, buat model regulernya saja, BMW sudah lama tidak menghadirkan pilihan bertransmisi manual. Setelah sekian lama menghilang dari mobil-mobil BMW, akhirnya pilihan transmisi manual kembali hadir pada produk baru brand berlogo baling-baling ini.
Jakarta, Autos.id – Mobil BMW terbaru yang kedapatan transmisi manual adalah M2 Competition. Ini bukanlah sembarang mobil karena BMW M2 Competition merupakan sport car terkecil dalam jajaran BMW M Series yang bertenaga buas.
Buasnya tenaga BMW M2 Competition hadir dari mesin berkapasitas 2.979 cc V6 TwinPower Turbo yang mampu menghasilkan tenaga sebesar 410 dk di rentang 5,250 – 7,000 rpm, dan torsi maksimal sebesar 550 Nm yang sudah bisa didapat dari 2,350 – 5,200 rpm.
Asiknya lagi, untuk merasakan muntahan tenaga dan torsi sebesar itu, kita tak hanya bisa mendapatkannya dari transmisi otomatis tujuh percepatan berteknologi kopling ganda, tapi juga melalui transmisi manual enam percepatan. Ya, BMW kembali menghadirkan pilihan transmisi manual pada M2 Competition.
Tentu saja, ada hal yang melatarbelakangi keputusan BMW untuk menghadirkan transmisi manual pada M2 Competition. Setelah ditelisik, ternyata BMW menghadirkan M2 Competition bertransmisi manual karena konsumennya.
“Pada dasarnya, BMW M2 Competition adalah mobil yang digemari oleh mereka yang menyukai kecepatan dan senang melakukan kegiatan berkendara yang cukup ekstrim seperti drifting dan sebagainya. Hal itulah yang membuat BMW M2 Competition bertransmisi manual jadi pilihan banyak konsumen di luar negeri.”
“Sementara di Indonesia, sejak kami menghadirkan BMW M2 pada 2016 lalu, saat itu sudah banyak konsumen yang menanyakan pilihan transmisi manualnya. Karena banyak konsumen yang tertarik dengan M2 bertransmisi manual, makanya kami hadirkan pilihan tersebut pada M2 Competition,” bilang Jodie O’tania, Vice President Corporate Communication BMW Group Indonesia.
Karena merupakan mobil yang kapabel untuk dipacu di trek, slalom, dan drifitng, maka BMW sudah membekali M2 Competition dengan beberapa fitur penunjang seperti Mode M Dynamic Mode (MDM) yang terintegrasi dengan Dynamic Stability Control (DSC). Fitur ini dapat memudahkan pengemudi untuk mengontrol kemampuan drift di sirkuit balap. MDM diaktifkan secara otomatis dalam mode SPORT+, atau dengan menekan tombol DSC. Fitur ini memungkinkang adanya slip yang lebih lebar.
Dynamic Stability Control (DSC) pada BMW M2 Competition sudah sepenuhnya dikalibrasi ulang hingga menjadi lebih presisi. Ditunjang oleh Active M Diifferential, sebuah multi-plate limited-slip differential yang mengoptimalkan traksi dan memaksimalkan stabilitas handling dan penyaluran tenaga.
Untuk performanya sendiri, BMW mengklaim kalau M2 Competition mampu mencapai kecepatan 100 km/jam dari diam dalam waktu 4,4 detik. Walau kencang, namun nyatanya catatan tersebut masih sedikit lebih lambat dari BMW M2 Competition bertransmisi otomatis dengan teknologi kopling ganda, yang membutuhkan waktu 4,2 detik untuk parameter yang sama.
BMW tidak mematok harga pasti dari BMW M2 Competiton bertransmisi manual karena mobil ini dijual dengan sistem by order. Artinya, harga dari BMW M2 Competition manual tergantung dengan seperti apa kelengkapan yang dipilih oleh konsumennya.
Baca juga: M2 Competition Hadir untuk Puaskan Ego Pecinta Mobil Sport BMW
Karya yang dimuat ini adalah tanggungjawab penulis seperti tertera, tidak menjadi bagian tanggungjawab redaksi autos.id.