Last updated on 28 Juni, 2023
Mengendarai motor trail faktanya bukan perkara mudah lho! Bagi kamu yang masih pemula penting untuk memahami trik-trik khusus main motor trail.
Jakarta, Autos.id – Mengendarai motor trail memang suatu kebanggaan tersendiri. Terlebih bagi kaum adam yang menggemari motor trail. Berkendara motor trail saja tidaklah cukup. Biasanya mereka akan lebih bangga bila berhasil menaklukan medan yang cukup licin dan penuh tantangan.
Bila bagi pecinta motor trail yang mahir berhasil menaklukan beragam medan dan rintangan yang sulit adalah kebanggaan ternyata hal tersebut berbeda dengan para pemula. Sebelum menjadi pengendara motor trail yang mahir, mereka harus memahami dulu bagaimana mengendarai motor yang satu ini.
Bagi para pemula yang ingin menrabas hutan atau off road dengan menggunakan motor trail disarankan untuk tidak sembarangan melakukannya. Mengapa demikian? Hal ini mengingat medan yang dilalui tidaklah mudah. Ada cara-cara khusus serta perlengkapan yang sebaiknya dipersiapkan sebelum mengendarai motor trail. Apalagi bila jalur yang akan dilalui adalah jalur ekstrim.
Dikutip dari laman Viva.co.id (2/02/2018), Trabas Trail Adventure Bandung Assosiation, Yudi Ao mengungkapkan bahwa sebelum memulai ber offroad ria, sebaiknya perlu dilakukan stretching atau pemanasan dahulu demi melemaskan otot-otot. Hal tersebut juga bertujuan agar kaki tidak keram atau terkilir. Dan yang paling penting adalah safety gear harus lengkap.
Baca juga: Kawasaki Luncurkan KLX110R. Bagaimana Spesifikasi dan Harganya?
Lebih lanjut Yudi menyebutkan beberapa perlengkapan yang sebaiknya dipersiapkan sebelum mengendarai motor trail. Perlengkapan tersebut akan membuat pemula menjadi lebih aman saat offroad di medan yang terjal.
“Safety yang paling penting, helm, kacamata google, sarung tangan, sepatu di atas mata kaki, celana panjang dan baju lengan panjang khusus trail”
Sementara itu, untuk treknya, Yudi melanjutkan tips nya yaitu untuk jalur tanah yang kondisinya basah dan licin, sebaiknya rpm motor tidak terlalu besar serta kopling tidak boleh selip. Hal tersebut mengingat ban belakang bisa saja berputar di tempat. Begitu pula dengan jalan tanjakan. Sebaiknya hindari menggantung kompling atau diselip. Dalam kondisi tersebut ada baiknya kamu memainkan buka tutup gas.
Pada saat kontur jalan licin, namun turunan sebaiknya jangan menggunakan rem belakang atau bagian rem depan. Bila gigi satu masuk, lepas saja kopling tutup saja. Selain itu, jika kamu melintasi jalur dengan kontur yang didominasi dengan bebatuan, angkat pinggul sekitar 10 cm agar bisa meredam kejutan diantara jok dengan badan. Ini bertujuan agar pinggang kamu tidak sakit.
Jadi, meski masih menjadi pemula kamu tetap bisa mengendarai motor trail dengan tetap memperhatikan keamanan dan trik-trik khusus seperti yang sudah dijelaskan di atas!
Karya yang dimuat ini adalah tanggungjawab penulis seperti tertera, tidak menjadi bagian tanggungjawab redaksi autos.id.